Animasi Dasar Flash
Pada Flash terdapat beberapa teknik animasi dasar yang dapat digunakan. Berikut ini akan
dipaparkan sekilas tentang teknik animasi tersebut. Untuk screenshot kami menggunakan Macromedia Flash. Pada dasarnya tools yang ada di versi sesudahnya tidak begitu berbeda.
1. Animasi frame by frame
Teknik animasi ini adalah yang paling sederhana yaitu dengan cara memberikan objek yang berbeda di tiap-tiap frame. Berikut latihannya :
a. Buatlah objek kotak dengan Rectangle Tool pada frame 1 dengan posisi seperti pada
gambar berikut.
b. Jangan lupa untuk melakukan group dengan cara pilih Modify Group setelah
sebelumnya menyeleksi stroke (garis tepi) dan fill (warna) dari objek kotak tersebut.
c. Selanjutnya, arahkan kursor pada frame 2, klik kanan dan pilih Insert Keyframe
d. Gerakkan objek kotak sedikit ke arah kanan.
e. Lakukan hal yang serupa sampai frame 10 dengan posisi kotak menjadi bergeser sedikit
demi sedikit ke kanan.
f. Tekan Enter untuk mencoba animasi.
2. Animasi motion tween
Teknik ini dasarnya yaitu kita menentukan frame awal dan frame akhir dari objek yang
digerakkan. Kemudian objek akan dibuat bergerak otomatis tanpa menentukan gerakan di tiaptiap frame. Berikut latihannya :
a. Buatlah objek kotak dengan Rectangle Tool pada frame 1 dengan posisi seperti pada
gambar berikut. Setelah itu dilakukan Group.
b. Klik kanan frame 20, pilih Insert Keyframe
c. Geser posisi objek kotak pada frame 20 menjadi berada di posisi kanan.
d. Klik kanan frame manapun antara frame 1 dan 20 lalu pilih Create Motion Tween
e. Maka timeline akan menjadi sebagai berikut
f. Tekan Enter untuk menjalankan animasi.
Pada properties bagian bawah, jika dipilih antara frame 1 sampai 20, maka akan muncul :
Kita dapat mengubah bagian Rotate: menjadi CW agar objek berputar searah jarum jam, atau CCW untuk berputar berlawanan arah jarum jam.
3. Animasi shape tween
Animasi ini berbeda dengan motion tween karena inti dari animasi ini adalah perubahan bentuk objek dari satu bentuk ke bentuk yang lain, bukan pergerakan objek. Berikut latihannya :
a. Buatlah objek lingkaran dengan Oval Tool pada frame 1.
b. Jangan lakukan Group pada objek lingkaran antara stroke dan fill-nya.
c. Klik kanan frame 20, pilih Insert Keyframe
d. Klik frame manapun antara frame 1 dan 20, lalu lihat di bagian properties bagian bawah,
pada Tween: silakan pilih Shape.
e. Klik frame 20
f. Pilih Subselection Tool (panah berwarna putih) pada panel Tools.
g. Klik stroke (garis tepi) objek sehingga akan muncul titik pada tepinya.
h. Tarik titik-titik tersebut sehingga objek berubah menjadi bentuk lain.
i. Tekan Enter untuk menjalankan animasi
4. Animasi motion guide tween
Hal yang membedakan teknik animasi ini dengan animasi motion tween biasa adalah pada alur pergerakan objek. Dengan menggunakan animasi motion guide tween, jalur pergerakan dapat diatur dengan bebas sesuai keinginan. Berikut latihannya :
a. Buatlah objek kotak dengan Rectangle Tool pada frame 1 dengan posisi seperti pada
gambar berikut. Setelah itu dilakukan Group.
b. Klik kanan frame 20, pilih Insert Keyframe
c. Geser posisi objek kotak pada frame 20 menjadi berada di posisi kanan
d. Klik kanan frame manapun antara frame 1 dan 20 lalu pilih Create Motion Tween
e. Maka timeline akan menjadi sebagai berikut
f. Klik kanan pada tulisan Layer 1, pilih Add Motion Guide
g. Maka timeline akan bertambah 1 layer dengan nama Guide: Layer 1 tepat di atas Layer 1
h. Dengan selection tool (panah warna hitam) dan pastikan Snap to Objects aktif (gambar
magnet di Options Tools), klik frame 1 pada Guide: Layer 1.
i. Lalu dengan pencil tool, gambarlah jalur dimulai dari titik tengah objek.
j. Klik frame 20, pindahkan objek tepat di akhir jalur
k. Tekan Enter untuk menjalankan animasi
Pada properties, dapat dipilih Orient to Path agar objek bergerak mengikuti jalur dengan gerakan yang tidak kaku.
5. Animasi masking
Dengan teknik animasi ini, kita dapat membuat sebuah animasi spotlight yang menyorot pada suatu objek. Berikut latihannya.
a. Import gambar ke dalam stage dengan cara pilih File Import Import to Stage
b. Pilih gambar yang akan dimasukkan dan tekan Open
c. Insert Layer dan beri nama “mask”
d. Pada frame 1 layer mask, buatlah sebuah objek lingkaran dan dengan motion tween
gerakkan objek lingkaran dari kiri ke kanan. Frame akhir dari pergerakkan objek berada di frame 20.
e. Jangan lupa klik kanan Insert Frame di frame 20 pada Layer 1 yang berisi gambar.
Berikut tampilannya :
f. Klik kanan layer mask, pilih mask.
g. Tekan Enter untuk menjalankan animasi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar